Pelanggan datang ke toko untuk mencari satu produk. Tapi bukan berarti mereka hanya membutuhkan satu produk. Seseorang yang membeli hair roller mungkin juga membutuhkan sisir. Pembeli cermin portable mungkin sedang mencari beauty tools untuk dibawa dalam tas. Sementara pelanggan yang membeli nail clipper bisa saja membutuhkan perlengkapan nail care lainnya.
Di sinilah bundling bisa menjadi strategi yang menarik untuk diterapkan oleh reseller. Bundling berarti menggabungkan beberapa produk yang saling berhubungan menjadi satu paket penawaran.
Kenapa Produk yang Saling Berkaitan Bisa Dibundling?
Bundling akan lebih mudah diterima ketika produk di dalamnya memiliki hubungan yang jelas.
Misalnya:
Hair roller + sisir
Keduanya dapat digunakan dalam rutinitas menata rambut.
Atau:
Cermin + beauty tools
Keduanya dapat digunakan dalam beauty routine sehari-hari.
Jadi, jangan sekadar menggabungkan produk karena ingin menjual lebih banyak.
Tanyakan:
βApakah produk-produk ini memang berguna jika digunakan bersama?β
1. Hair Styling Bundle
Isi:
- Hair roller
- Sisir
- Jepit rambut
Cocok untuk pelanggan yang membutuhkan perlengkapan sederhana untuk menata rambut. Kamu bisa membuat paket dengan beberapa pilihan ukuran atau model sesuai stok yang tersedia.
2. Everyday Hair Aksesoris
Isi:
- Jepit rambut
- Bando
- Aksesoris rambut lainnya
Konsep ini cocok untuk pelanggan yang menggunakan aksesoris sebagai bagian dari penampilan sehari-hari. Kamu juga bisa membuat beberapa pilihan tema, misalnya:
βοΈ Daily Set
Model sederhana untuk penggunaan sehari-hari.
π» Cute Set
Model dengan warna atau bentuk yang lebih playful.
π€ Korean Style Set
Produk dengan tampilan yang disesuaikan dengan gaya yang ingin ditawarkan.
3. Beauty On-the-Go
Bagi pelanggan yang sering bepergian, produk berukuran praktis bisa dikombinasikan menjadi satu paket.
Contoh:
- Cermin portable
- Sisir compact
- Aksesoris rambut
- Nail clipper
Paket seperti ini dapat diposisikan sebagai perlengkapan kecil yang mudah dimasukkan ke dalam tas.
4. Simple Nail Care Set
Untuk kategori nail care, kamu bisa menggabungkan beberapa alat berdasarkan fungsi.
Misalnya:
Nail clipper + nail file
Atau jika tersedia:
Nail clipper + nail file + nail buffer
Keuntungan dari konsep ini adalah pelanggan tidak perlu memilih setiap alat secara terpisah. Namun, pastikan setiap produk dalam paket memang memiliki fungsi yang saling melengkapi.
5. Beauty Routine Set
Kategori beauty tools juga bisa dibuat menjadi paket berdasarkan rutinitas.
Misalnya:
Cermin + beauty tools + nail care
Atau:
Cermin + sisir + aksesoris rambut
Konsepnya bukan sekadar menjual beberapa barang sekaligus, tetapi membuat tema penggunaan yang mudah dipahami pelanggan.
Jangan Membuat Bundling Terlalu Banyak
Bundling bukan berarti semakin banyak produk semakin bagus. Jika satu paket berisi terlalu banyak produk, pelanggan justru bisa kesulitan memahami apa yang sebenarnya mereka butuhkan.
Untuk memulai, kamu bisa mencoba:
2β3 produk dalam satu bundle.
Kemudian lihat respons pelanggan.Jika kombinasi tersebut sering dibeli, kamu bisa mempertimbangkan untuk membuat variasi lainnya.
Buat Nama Paket yang Mudah Dipahami
Nama bundling juga dapat membantu pelanggan memahami isi paket.
Daripada:
Bundle A-01
lebih informatif jika menggunakan nama seperti:
Hair Styling Set
atau:
Travel Beauty Set
atau:
Daily Hair Aksesoris
Nama yang sederhana membuat fungsi paket lebih mudah dipahami sejak pertama kali dilihat.
Jangan Lupa Hitung Harganya
Sebelum menentukan harga bundle, hitung terlebih dahulu total harga produk di dalamnya.
Misalnya:
Produk A: Rp10.000
Produk B: Rp8.000
Produk C: Rp7.000
Total modal produk:
Rp25.000
Setelah itu, perhitungkan:
- target keuntungan
- biaya kemasan
- biaya marketplace
- diskon
- biaya promosi
- biaya operasional
Baru tentukan harga bundle. Jadi, jangan memberikan diskon terlalu besar hanya agar bundling terlihat murah.
Uji Bundling Sebelum Membuat Banyak Paket
Tidak semua kombinasi akan berhasil. Karena itu, lebih baik mulai dengan beberapa kombinasi terlebih dahulu.
Misalnya:
Bundle A β Hair Styling
Sisir + Hair Roller + Jepit
Bundle B β Beauty On-the-Go
Cermin + Sisir + Nail Clipper
Bundle C β Nail Care
Nail Clipper + Nail File
Kemudian lihat:
- mana yang paling banyak dilihat
- mana yang paling banyak dibeli
- mana yang sering dibeli bersamaan
- berapa nilai rata-rata pesanannya
- apakah pelanggan memberikan feedback tertentu
Dari sana, kamu bisa mengembangkan bundle berdasarkan data penjualan.
Bundling Bukan Hanya untuk Menambah Produk
Tujuan utama bundling bukan sekadar membuat pelanggan membeli lebih banyak barang. Bundling yang baik justru memudahkan pelanggan menemukan beberapa produk yang memang mereka butuhkan dalam satu pilihan.
Jika produknya relevan, harga masuk akal, dan paketnya mudah dipahami, bundling bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan penawaran toko.
Bangun Koleksi Produk yang Saling Melengkapi
Sebagai reseller, kamu tidak harus melihat setiap produk sebagai barang yang berdiri sendiri.
Coba lihat hubungan antarproduk.
Sisir β Hair Roller β Jepit
Cermin β Beauty Tools β Nail Care
Bando β Jepit β Aksesoris Rambut
Dari hubungan tersebut, kamu bisa menemukan banyak kemungkinan kombinasi produk untuk toko.
Cari Produk Grosir untuk Kebutuhan Toko & Reseller
PIKARUBY menyediakan berbagai kategori produk seperti jepit rambut, bando, sisir, hair roller, cermin, nail care, beauty tools, dan berbagai pernak-pernik lainnya yang dapat dipilih untuk kebutuhan toko maupun reseller.